WIKA : Harga Wajar WIKA 2021, Fakta Laba Yang “Sebenarnya”, & Apakah Layak Beli?

Artikel di bawah ini akan membahas tentang harga wajar saham WIKA (PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ) tahun 2021 Full Year yang diawali dengan

  • berita,
  • sekilas laporan keuangan,
  • kinerja saham
  • rasio penting dan
  • analisa khas InveStory ID

1. Berita

Hingga akhir Februari 2022, WIKA membukukan kontrak baru senilai Rp 6,1 triliun. Hasil ini jauh lebih tinggi dibandingkan perolehan kontrak baru WIKA pada periode yang sama, yakni Rp 2,67 triliun pada Februari 2021.

Dari perolehan kontrak baru WIKA per Februari 2022, di antaranya berupa proyek infrastruktur dan gedung sebanyak 62%, realty dan properti 3%, industri 17%, serta energi dan industrial plant 18%.

WIKA menargetkan perolehan kontrak baru senilai Rp 42,57 triliun pada tahun ini. Artinya, perolehan kontrak baru WIKA sebesar Rp 6,01 triliun higga Februari, pencapaian tersebut setara dengan 14,11% dari target kontrak baru WIKA tahun ini.

Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengatakan, untuk tahun 2022 ini WIKA banyak membidik proyek-proyek infrastruktur, gedung dan pekerjaan EPCC (Engineering, Procurement, Construction & Commisioning).

Proyek utama yang diperoleh adalah konstruksi nikel smelter di Kolaka, Cisumdawu toll road section 4, bandara Doho, Kediri, minum sistem suplai air (SPAM) Jatiluhur dan pelanggaran karya Benoa pelabuhan,

2. Sekilas Laporan Keuangan

Tahun 2021 ini aset WIKA meningkat menjadi Rp69,38 triliun pada 2021 dibandingkan dengan Rp68,1 triliun pada 2020.

Dan di periode yang sama, WIKA juga mencatat kenaikan jumlah liabilitas dari semula Rp 51,45 triliun per 2020 menjadi Rp 51,95 triliun di akhir tahun lalu.

Sebenarnya tahun 2021 ini pendapatan bersih WIKA mencapai Rp 17,8 triliun, naik dibandingkan dengan 2020 yang sebesar Rp 16,53 triliun.

Baca  Emiten Grup Djarum TOWR Bagi Dividen Rp 18.1/ Lembar

Kenaikan pendapatan juga mengerek kenaika beban pokok pendapatan yang juga naik menjadi Rp 16,11 triliun pada 2021 dibandingkan dengan posisi akhir 2020 yaitu Rp 15,01 triliun.

Hal ini membuat laba bruto WIKA naik tipis menjadi Rp1,69 triliun dari Rp1,52 triliun.

WIKA tercatat memiliki laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 117,66 miliar.

Nilai ini turun 36,65% secara YoY dibandingkan dengan posisi akhir 2020 sebesar Rp 185,76 miliar.

Karena kinerja yang merosot, nilai laba per saham dasar Wijaya Karya turun dari posisi Rp 20,71/lembar saham pada akhir 2020 menjadi Rp 13,12/lembar saham per akhir 2021.

Memang jika hanya melihat EPS yang ada, WIKA terlihat mengalami kerugian jika dibanding tahun 2020.

Tetapi kita perlu menelusuri lebih lanjut apakah memang kinerja tahun 2021 ini menurun? Ternyata tidak.

Dalam laporan keuangan tahun 2021 ini WIKA mengalami penurunan dari sisi Penghasilan Lain-lain.

Apakah Penghasilan Lain-lain ini?

Artinya apa?

– Jika WIKA mendapat penghasilan lain-lain yang besarannya sama maka kinerja tahun 2021 jelas meningka dibanding tahun 2020 karena WIKA di tahun 2021 ini berhasil menaikkan pendapatan dan menurunkan beban.

– Jika tahun 2020, peghasilan lain-lain ini disamakan dengan tahun 2021 maka kinerja tahun 2020 lebih buruk dibanding kinerja tahun 2021.

3. Kinerja Saham

Kinerja WIKA tahun 2021 yang mengalami penurunan walopun faktanya tidak, membuat kinerja sahamnya juga naik turun.

Per tanggal 18 Maret 2021 harga WIKA masih bertengger di kisaran Rp 1715 dan saat ini per tanggal 17 Maret 2022 harga WIKA sudah turun hingga 41.40% atau hanya menjadi Rp 1005.

Bahkan pada tanggal 20 Agustus 2021 harga WIKA meyentuh Rp 850.

Baca  Harga Wajar Saham ADMF Tahun 2021 (Full Year), Masih UNDERVALUE & Prediksi Dividen Tahun 2022

4. Rasio-Rasio Penting

Harga : 1005 (harga penutupan tanggal 17/03/2022)

EPS : 13 (annualized)

Book Value : 1455 (annualized)

Harga Wajar : 652 (Graham Number)

MOS : –

PER : 76.61

PBV : 0.69

GPM : 9.51

NPM : 0.66

ROE : 0.90

5. Analisa InveStory ID

Jika menggunakan EPS 13 dan Book Value 1455 maka harga wajar saham WIKA menurut Graham Number sebesar 652 berbanding dengan harga sekarang 1005.

Artinya WIKA sudah overvalue.

Kesimpulan menggunakan harga Rp 1005 berdasar Laporan Keuangan Full Tahun 2021

Value investing : Karena harga sahamnya sudah lebih tinggi dibanding harga wajarnya maka WIKA tidak cocok menjadi saham value stock.

Growth investing : Kinerja WIKA jika dilihat menggunakan rasio EPS atau laba bersih per saham sangat fluktuatif sehingga tidak cocok dijadikan sebagai growth stock.

Dividen investing : WIKA belum layak dijadikan saham dividen stock

Core investing : Walopun masuk ke BUMN namun WIKA tidak cocok menjadi saham core stock.

Apakah WIKA layak menjadi saham untuk investasi? Menurut saya tidak tetapi jika hanya ingin mengejar momentum saja atau trading tipis-tipis masih bisa karena ada sentimen yang kemungkinan akan membersamai WIKA ini yaitu proyek IKN.

Kalopun mau digunakan untuk investasi maka harga belinya wajib di bawah Rp 600.

Sumber :

1. https://investasi.kontan.co.id/

2. https://newssetup.kontan.co.id/

3. https://www.cnbcindonesia.com/

4. https://market.bisnis.com/

(Sudah dibaca 1,032 kali, Yang membaca hari ini 1 orang)

Yuk share pendapatmu di bawah ini