KAEF : Harga Wajar KAEF 2022, Jualan Vaksin Yang Tembus Rp 1 Triliun, Overvalue

Artikel di bawah ini akan membahas tentang harga wajar saham KAEF (PT Kimia Farma Tbk) tahun 2022 berdasar Laporan Keuangan Full Year 2021 yang diawali dengan

  • berita,
  • sekilas laporan keuangan,
  • kinerja saham
  • rasio penting dan
  • analisa khas InveStory ID

1. Berita

Salah satu anak usaha PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) yaitu PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) menjajaki produk fitofarmaka dengan mengembangkan bahan baku herbal untuk kosmetik.

Sejak didirikan pada 2016, KFSP telah memproduksi 10 jenis BBO (Bahan Baku Obat), enam diantaranya telah digunakan oleh industri farmasi domestik. Sementara empat sisanya masih dalam proses pengalihan sumber bahan baku di 28 perusahaan industri farmasi.

Disisi lain (KAEF) menargetkan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue dapat rampung pada kuartal II/2022.

Selain itu, perseroan juga tengah menjajaki calon investor baru karena pemerintah selaku psp KAEF tidak mengambil jatah ini. Direktur Keuangan Kimia Farma Lina Sari mengungkapkan rencana rights issue diperkirakan akan selesai di kuartal II/2022. Untuk investor masih dalam proses pendekatan dimana beberapa investor sudah menandatangani Non Disclosure agreement [NDA].

2. Sekilas Laporan Keuangan

emiten berkode KAEF ini mencetak kinerja penjualan bersih sebesar Rp12,85 triliun tumbuh 28,49 persen dibandingkan dengan 2020 yang sebesar Ro10 triliun.

Beban pokok penjualan turut naik menjadi Rp8,46 triliun dari Rp6,34 triliun, sehingga laba bruto perseroan tetap naik menjadi Rp4,39 triliun pada 2021 dari Rp3,55 triliun pada 2020.

Selanjutnya, beban usaha turut meningkat menjadi Rp3,5 triliun dari Rp3,32 triliun, sementara pendapatan lain-lain turun menjadi Rp83,24 miliar dari Rp330,18 miliar.

Baca  Lumayan, INDY Bagikan Dividen Rp 208 Atau Div Yield 7%

Alhasil, jumlah laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih KAEF tumbuh 16,13 kali lipat menjadi Rp302,27 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp17,63 miliar.

Laba per saham dasar pun naik drastis menjadi Rp54,42 per lembar pada 2021 dibandingkan dengan Rp3,18 per lembar pada 2020.

Disini yang menjadi perhatian adalah adanya pendapatan tambahan dari jualan vaksin sebesar Rp 1.3 Triliun.

Apakah artinya bagus? Ya bagus saja sekarang. Cuma problemnya apakah pendapatan ini akan trus ada? Entahlah.

3. Kinerja Saham

4. Rasio-Rasio Penting

Harga : 1735 (harga penutupan tanggal 30/03/2022)

EPS : 54 (annualized)

Book Value : 1285 (annualized)

Harga Wajar : 1250 (Graham Number)

MOS : –

PER : 31.97

PBV : 1.35

GPM : 34.19

NPM : 2.35

ROE : 4.23

5. Analisa InveStory ID

Jika menggunakan EPS 54 dan Book Value 1285 maka harga wajar saham KAEF menurut Graham Number sebesar 1250 berbanding dengan harga sekarang 1735.

Artinya KAEF sudah overvalue

Kesimpulan menggunakan harga Rp 1735 berdasar Laporan Keuangan Full Tahun 2021

Value investing : KAEF tidak cocok sebagai saham value stock

Growth investing : Melihat kinerja EPS KAEF sejak tahun 2018 yang naik turun membuat KAEF ini tidak cocok dijadikan sebagai growth stock.

Dividen investing : KAEF tidak cocok dijadikan dividen stock.

Core investing : Memang KAEF termasuk dari BUMN, tetapi tidak semua BUMN layak dijadikan sebagai core stock karena kinerja dan dividennya masih belum menjadikan kita tidur tenang.

Banyak kok perusahaan swasta yang masuk sebagai core stock. Cek aja disini Core Stock

Apakah KAEF layak investasi? Menurut saya sih tidak tetapi jika teman-teman ingin berinvestasi di KAEF juga boleh asalkan tau alasan kuatnya.

Baca  Market Risk, Company Risk Dan Cara Menggunakan Fitur GTC Order (Good Till Cancel)

Mau Konsultasi Saham Online Dengan GRATIS?

Temukan Saham Fundamental Bagus, Undervalue dan Di Bawah Rp 1000/ lembar

Belajar Langsung Analisa Value Investing GRATIS Via Telegram di

Follow Instagram InveStory ID untuk hiburan bursa saham

Sumber :

1. https://ekonomi.bisnis.com/

2. https://market.bisnis.com/

3. https://market.bisnis.com/

(Sudah dibaca 1,058 kali, Yang membaca hari ini 1 orang)

Yuk share pendapatmu di bawah ini