BEST Q2 2022 : Analisa Saham BEST, Laba Bersih Naik 273.2%, Siap Hold?

harga wajar saham best

Artikel di bawah ini akan membahas tentang harga wajar saham BEST (PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk) tahun 2022 berdasar Laporan Keuangan Q2 2022 yang diawali dengan

1. Sekilas laporan keuangan,

2. Kinerja saham

3. Rasio penting dan

4. Kesimpulan

1. Sekilas Laporan Keuangan

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk atau BEST sudah merilis laporan keuangan periode Q2 tahun 2022 dengan hasil yang memuaskan . Berikut rangkuman dari topline hingga botom line laba rugi dan neraca BEST

  • Pendapatan naik dari Rp 74.6 miliar => Rp 345.2 miliar =  362.2%.
  • Beban pokok pendapatan naik dari Rp 41 miliar => Rp 126.4 miliar = 207.8%.
  • Laba kotor naik dari Rp 33.6 miliar => Rp 218.7 miliar = 550.9% 
  • Laba bersih periode berjalan diatribusikan ke pemilik entitas induk naik dari minus Rp 75.1 miliar => Rp 130.2 miliar = 273.2%
  • EPS naik dari minus Rp 7 menjadi Rp 13
  • Aset turun dari Rp 6 triliun => Rp 5.9 triliun dengan uang cash Rp 535.9 miliar
  • Hutang turun dari Rp 1.7 triliun => Rp 1.5 triliun
  • Ekuitas naik dari Rp 4.2 triliun => Rp 4.4 triliun

2. Kinerja Saham

Kinerja perusahaan BEST untuk periode Q2 2022 dibanding Q2 2021 jelas mengalami kenaikan karena laba bersihnya saja sudah naik 273%.

Namun jika melihat kinerja sahamnya relatif sideways bahkan BEST baru naik signifikan di kisaran bulan Juli 2022 alias karena sentimen dari LK Q2 2022 yang ciamik.

Tentu saja pertanyaan akan muncul apakah kini saatnya sektor properti yang akan manggung? Jika bicaranya adalah harga sahamnya bisa saja iya karena ketika semua orang berpikir sama maka tentu saja akan banyak permintaan beli saham properti.

Baca  ANTM Q2 2022 : Analisa Saham ANTM, Laba Bersih Naik 31.4% Tapi Ambyar Dibanding Q1 2022. Kenapa?

Apalagi banyak yang latah jika era komoditas utamanya coal berakhir maka sektor yang akan naik berikutnya adalah properti.

Tetapi jika melihat kinerja perusahaannya masih menjadi tanda tanya karena jelas kinerja Q2 2021 sebenarnya tidaklah valid. Apalagi jika bukan karena faktor covid 19.

Mungkin seharusnya hampir 70an% perusahaan memiliki kinerja Q2 2022 lebih baik dibanding Q2 2021.

Selain itu adalah ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh inflasi, gejolak harga komoditas, perang dan suku bunga membuat perusahaan akan lebih berhati-hati untuk mengeluarkan uangnya.

Tetapi apapun alasannya, BEST tetaplah perusahaan yang bagus dan memiliki book value kisaran Rp 458 berbanding harganya yang hanya Rp 155.

Pertanyaan akan dikembalikan ke teman-teman, siap hold berapa lama agar harganya terbang ke harga book valuenya?

Oh ya BEST ini bukan perusahaan seperti industri properti residential, yang menjual produk apartemen, perumahan, dan sebagainya tetapi masuk ke industri pengembang dan operator kawasan industri.

Sekadar info hingga semester I-2022, pengembang dan pengelola kawasan industri MM2100 di Bekasi ini telah meraih 9 hektare marketing sales. BEST optimistis bisa mencapai target 20 hektare di tahun 2022 dengan rata-rata harga di kisaran Rp 3juta per meter.

3. Rasio-Rasio Penting

Harga : 155 (harga tanggal 29/08/2022)

EPS : 13 (TTM)

Book Value : 458 (Q2 2022)

Harga Wajar : 366 (Graham Number)

MOS : 58%

PEG Ratio : –

PER : 5.74

PBV : 0.34

GPM : 63.37%

NPM : 37.72%

ROE : 5.88%

4. Kesimpulan

Jika menggunakan EPS 13 dan Book Value 458 maka harga wajar saham BEST menurut Graham Number sebesar 336 berbanding dengan harga sekarang Rp 155.

Artinya BEST masih sangat undervalue.

Value : Ya

Baca  Sebelum Berinvestasi Saham, Pahami Dulu Rule of Game Bursa Saham

Growth : Tidak

Core : Tidak

Dapatkan analisa saham GRATIS Via Telegram di

Mau Konsultasi Saham Online Dengan GRATIS?

Temukan Saham Fundamental Bagus, Undervalue dan Di Bawah Rp 1000/ lembar

Sumber :

1. https://www.finansialku.com/

2. https://investasi.kontan.co.id/

3. https://market.bisnis.com/

(Sudah dibaca 362 kali, Yang membaca hari ini 1 orang)

Yuk share pendapatmu di bawah ini