Artikel di bawah ini akan membahas tentang harga wajar saham ADMR (PT Adaro Minerals Indonesia Tbk) tahun 2022 berdasar Laporan Keuangan Q1 2022 yang diawali dengan

1. Sekilas laporan keuangan,

2. Kinerja saham

3. Rasio penting dan

4. Analisa khas InveStory ID

1. Sekilas Laporan Keuangan

Laba bersih PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat nyaris 10 kali lipat dari US$ 8,81 juta menjadi US$ 83,46 juta.

Lonjakan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha dari US$ 63,07 juta menjadi US$ 182,14 juta atau naik sebesar 65,37%.

Pendapatan mayoritas berasal dari penjualan batu bara ke pihak berelasi senilai US$137,0 juta, jasa lainnya US$142.388. Sementara itu, untuk pihak ketiga penjualan batu bara mencapai senilai US$44.99 juta.

Selanjutnya, beban pokok pendapatan perusahaan mengalami kenaikan menjadi US$62,30 juta pada kuartal I/2022 dari US$48,24 pada kuarta I/2021. Hasilnya, Adaro Minerals Indonesia mencetak laba kotor senilai US$119,84 juta, naik 87,62 persen dari tahun sebelumnya US$14,83 juta.

Dengan kinerja sepanjang kuartal I/2022, ADMR mencetak laba bersih senilai US$83,46 juta atau sekitar Rp1,2 triliun, naik hampir 9 kali lipat atau 836,51 persen dari US$8,91 juta pada periode yang sama tahun lalu. Selanjutnya, total aset perusahaan mengalami kenaikan dari US$965,70 juta pada kuartal I/2021 menjadi US$979,89 juta pada kuartal I/2022. Sementara itu, total liabilitas juga mengalami penurunan ke US$690,12 juta pada kuartal I/2022, dari tahun sebelumnya US$760,25 juta.

Analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus dan Hasbie mengungkapkan dalam risetnya bahwa Adaro Minerals memiliki beragam mesin pertumbuhan dalam jangka panjang. Selain tren kenaikan harga batu bara metalurgi, perseroan akan mendapatkan tambahan mesin pertumbuhan dari pengembangan green aluminium (GIA) di Kaltara Industrial Park.

Hal ini mendorong Trimegah Sekuritas merevisi naik target harga saham ADMR menjadi Rp 3.300 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut menggambarkan potensi lonjakan kinerja keuangan perseroan dengan valuasi yang masih atraktif, seiring dengan ketertarikan Adaro Minerals untuk terlibat dalam supply chain kendaraan listrik.

2. Kinerja Saham

ADMR merupakan salah satu saham yang IPOnya berhasil bagi para investornya karena melihat kenaikannya hingga 1900%.

Dan ternyata di periode Q1 2022 kinerja perusahaannya juga melesat dan menghasilkan kenaikan laba bersih 836%.

Memang harganya secara valuasi sudah mahal tapi apakah harga yang mahal masih bisa naik? Bisa saja apalagi harga komoditas masih nangkring di bulan.

3. Rasio-Rasio Penting

Harga : 2730 (harga penutupan tanggal 28/04/2022)

EPS : 0.00817/118 (annualized) Kurs : 14.505

Book Value : 0.0070/101 (annualized) Kurs : 14.505

Harga Wajar : 518 (Graham Number)

MOS : –

PER : 23.29

PBV : 27.22

GPM : 65.79%

NPM : 45.82%

ROE : 116.88%

4. Analisa InveStory ID

Jika menggunakan EPS 0.00817 dan Book Value 0.0070 maka harga wajar saham ADMR menurut Graham Number sebesar 518 berbanding dengan harga sekarang 2730.

Artinya ADMR sudah overvalue

Kesimpulan menggunakan harga Rp2730 berdasar Laporan Keuangan Full Tahun 2021

Value investing : ADMR tidak cocok sebagai saham value stock.

Growth investing : Melihat pertumbuhan EPS dari tahun 2020 hingga 2022 ADMR cocok masuk sebagai growth stock.

Tapi perlu diingat ya kalo ADMR ini saham komoditas sehingga tetap dipantau harga komoditasnya

Dividen investing : ADMR tidak cocok sebagai saham dividen stock

Core investing : ADMR tidak cocok sebagai saham core stock

Belajar Langsung Analisa Value Investing GRATIS Via Telegram di

Mau Konsultasi Saham Online Dengan GRATIS?

Temukan Saham Fundamental Bagus, Undervalue dan Di Bawah Rp 1000/ lembar

Sumber :

1. https://market.bisnis.com/

2. https://investor.id/

(Sudah dibaca 392 kali, Yang membaca hari ini 1 orang)
Share:

Yuk share pendapatmu di bawah ini